Daftar isi
Honor tentor: sumber salah paham yang paling sering
Di bimbel kecil, honor tentor hampir selalu jadi pengeluaran terbesar. Dan hampir semua owner pernah mengalami ini: akhir bulan, tentor merasa mengajar 22 kali, catatan Anda 20 kali. Tidak ada yang berbohong. Hanya saja tidak ada catatan yang sama-sama dipegang.
Artikel ini membantu Anda memilih cara hitung yang sesuai, memberi contoh angkanya, dan menyiapkan catatan supaya akhir bulan tidak berujung debat.
Catatan: angka di bawah hanya contoh hitungan, bukan standar. Besar honor bergantung pada kota, jenjang, pengalaman tentor, dan kesepakatan bimbel Anda.
Tiga cara umum menghitung honor
1. Tarif per sesi
Satu sesi mengajar, satu nominal tetap. Paling mudah dipahami, cocok untuk kelas dengan durasi seragam.
Contoh: honor Rp40.000 per sesi. Tentor mengajar 20 sesi dalam sebulan, jadi honornya Rp800.000.
2. Tarif per jam
Honor dihitung dari lama mengajar. Cocok kalau durasi sesi beragam (60, 90, atau 120 menit).
Contoh: Rp30.000 per jam. Sesi 90 menit berarti 1,5 x Rp30.000 = Rp45.000. Kalau dalam sebulan tentor mengajar 12 sesi 90 menit dan 8 sesi 60 menit: (12 x 45.000) + (8 x 30.000) = 540.000 + 240.000 = Rp780.000.
3. Bagi hasil
Honor berupa persentase dari biaya yang dibayar siswa. Sering dipakai untuk les privat atau kelas kecil.
Contoh: tarif les Rp75.000 per siswa per sesi, bagi hasil 60% untuk tentor dan 40% untuk bimbel. Honor tentor Rp45.000 per siswa per sesi. Kelas dengan 3 siswa berarti Rp135.000 per sesi.
Bagi hasil adil bila dikelola jujur, tetapi lebih rawan salah paham: tentor akan bertanya "dari berapa siswa?" dan "siswa yang izin dihitung atau tidak?". Karena itu aturannya harus tertulis.
Cara memilih
| Situasi | Cara yang biasanya paling cocok |
|---|---|
| Durasi sesi seragam, kelas reguler | Per sesi |
| Durasi beragam, atau tentor serabutan | Per jam |
| Les privat, jumlah siswa per kelas berubah-ubah | Bagi hasil |
| Tentor tetap penuh waktu | Gaji tetap bulanan (di luar bahasan artikel ini) |
Banyak bimbel memakai campuran: per sesi untuk kelas reguler, bagi hasil untuk privat. Boleh saja, asal tiap tentor tahu aturan yang berlaku untuknya.
Hal-hal yang perlu disepakati sejak awal
Tulis dan sampaikan ke tentor sebelum mengajar:
- Apa yang dihitung. Sesi yang benar-benar terlaksana saja, atau juga sesi di mana siswa tidak datang?
- Sesi kosong. Kalau siswa izin mendadak dan tentor sudah datang, apakah honor tetap dibayar? Banyak bimbel membayar penuh bila izin disampaikan kurang dari batas tertentu.
- Sesi pengganti. Dihitung seperti sesi biasa atau tidak?
- Kapan dibayar. Misalnya tanggal 5 bulan berikutnya, dengan cut-off tanggal 25.
- Cara menyatakan hadir. Tentor mengisi sendiri, atau admin yang mencatat?
- Tunjangan lain. Transport, rapat, atau kelas tambahan dihitung terpisah atau tidak.
Aturan tertulis satu halaman biasanya cukup. Lebih baik sederhana dan konsisten daripada rumit dan sering diubah.
Cara mencatat supaya akhir bulan tidak berdebat
Prinsipnya sama dengan mencatat SPP: catat saat kejadian, bukan di akhir bulan. Kolom minimal:
| Tanggal | Tentor | Kelas | Durasi | Jumlah siswa hadir | Honor |
|---|
Beberapa kebiasaan yang membantu:
- Cocokkan rekap dengan tentor tiap minggu, bukan tiap bulan. Selisih satu sesi lebih mudah dicari daripada selisih lima belas.
- Simpan bukti singkat: foto absen kelas atau pesan konfirmasi di grup.
- Catat honor sebagai pengeluaran tersendiri di buku kas, supaya laba rugi bimbel terbaca jelas. Honor yang "dipotong langsung dari SPP" tanpa dicatat membuat Anda tidak tahu bimbel sebenarnya untung berapa.
- Beri tentor salinan rekap sebelum transfer, agar bila ada keberatan, bisa diselesaikan sebelum uang berpindah.
Yang perlu hati-hati: pajak dan BPJS
Honor tentor kadang menyentuh aturan pajak penghasilan atau jaminan sosial, tergantung status tentor (karyawan atau mitra lepas) dan besar penghasilannya. Ini bukan nasihat pajak, dan detailnya bergantung status usaha Anda. Bila bimbel sudah cukup besar, konsultasikan ke konsultan pajak atau kantor pajak setempat.
Menghitung honor di LancarBayar
LancarBayar dapat menghitung honor tentor per sesi atau per jam, lalu mencatatnya langsung sebagai pengeluaran di buku kas. Jadi Anda tidak perlu menyalin angka dua kali, dan laporan bulanan sudah memasukkan biaya tentor. Untuk jujur: LancarBayar bukan aplikasi penggajian. Ia tidak menghitung PPh 21, BPJS, atau menerbitkan slip gaji, dan tidak ada fitur jadwal atau absensi untuk tentor. Absensi yang tersedia adalah absensi siswa per kelas. Daftar lengkapnya ada di halaman fitur dan batasan.
Setelah honor dihitung, pembayaran SPP yang masuk perlu dicatat rapi juga; caranya ada di cara mencatat SPP dan tunggakan bimbel. Kalau Anda ingin tahu bagaimana tampilannya, coba lewat demo tanpa daftar atau daftar gratis 30 hari.